welcome Images

Sunday, May 4, 2008

Catatan Kecil Seorang Kid Blogger - Bagian 1


Sudah 2 bulan tidak posting artikel, bermula dari awal februari, blog saya tiba-tiba hilang di search engine google, yang ada hanya link dari site lain, account di digg.com juga di banned.


Email ke digg.com yang menanyakan apa kesalahan saya sehingga di banned juga tidak mendapat jawaban, setelah dibaca ulang persyaratannya mungkin karena soal batas umur, sewaktu mendaftar memang umurnya bohongan karena belum cukup umur, mungkin ketahuan kali ya.

Email ke google juga tidak mendapat balasan, tapi ada hasilnya, artikel artikel di websiteku muncul lagi di halaman pertama, cuma tidak berlangsung lama. Dalam tempo beberapa jam hilang lagi, besoknya muncul lalu hilang lagi. Email ke dua dilayangkan lagi ke google komplain dan mencela cara kerja search enginenya yang tidak stabil kayak yahoo. Papaku mencoba membenahi templatenya dibagian SEO, bersamaan itu juga dari blogger ada perubahan, harus daftar ke google account dan webmaster tools, akhirnya dibuat sitemap juga.

Semua usaha ini tidak membuahkan hasil, hampir 2 minggu blog ku tetap hilang di SE google. Pengunjung menurun drastis, dari visitor tracker terlihat pengunjung berasal dari referrer site lain, yahoo, dan google images. Terbanyak masih berasal dari google images. Jadi tidak antusias untuk membuat artikel lagi, padahal ada 2 bahan mengenai flora sudah disiapkan. sekitar minggu ke 3 akhirnya muncul lagi di SE google, seperti semula. Terlihat di visitor tracker google malah jadi rajin mampir, sehari bisa 5 - 6 kali. Apakah email saya ditanggapi ya ?

Bulan maret ada ujian bulanan, habis itu seminggu kemudian disusul ujian semester 1 kelas 5 aksel. Sementara ini lagi demen main game online dan The Sims 2. Jadi malas membuat artikel. Tugas sekolah soal sejarah dan budaya yang mau diposting, ditolak papa karena hasil dari copy paste website lain.


Dari visitor tracker malah terlihat bulan maret dan april mencapai rekor dengan unique visitors terbanyak, walau pun tidak ada postingan baru.

Oh ya !! dari visitor tracker ternyata ketahuan visitor dari luar negeri banyak yang bohongan juga, karena di tracker terlihat aksesnya dari indonesia, menurut papa pakai proxy.
Juga dari 500 visitors terakhir terlihat banyak visitor yg nyasar juga, hanya berkunjung dalam hitungan detik.

Akhirnya harus berterima kasih dengan om google, karena memang referrer terbanyak masih dari SE google, top search engine masih tetap google sih.
Sudah dulu ya, nanti akan saya cerita saat saat awal membuat website ini.



Read more...

Monday, February 25, 2008

Penyulingan air dan pemasak matahari ( Solar Cooker & Water Distiller )

Kondisi air yang tercemar bisa diolah dan dimanfaatkan lagi antara lain dengan cara menyaring (filter) dan penyulingan (distill). Seperti kita ketahui air kalau dipanaskan terjadi proses penguapan / evaporasi (evaporation), uap ini kalau didinginkan lagi terjadi proses pengembunan / kondensasi (condensation), dan berubah menjadi air bersih kembali.

Mari kita membuat percobaan penyulingan air dengan memanfaatkan sinar matahari, dan dengan memanfaatkan barang – barang bekas.

Bahan – bahan :
  • Botol bekas minuman ( botol coca cola yang besar )
  • Kaleng bekas coca cola
  • cat hitam
  • Kotak Kardus
  • Aluminium Foil
atau bisa memanfaatkan bekas bungkus makanan ringan yang didalamnya berwarna seperti cermin,bisa memantulkan cahaya (reflector).  contohnya: bekas bungkus chitato, chiki dll.

Dalam percobaan ini saya menggunakan “car sun shade” berwarna aluminium, dibentuk seperti corong, dan diletakkan didalam kotak kardus, lebih praktis.

Alat – alat :
  • gunting, lem
  • Thermometer
 solar cooker solar cooker

Cara membuat :

Disini saya menunjukkan 2 model yang paling mudah dilakukan, kotak kardus dibentuk seperti model gambar 1 atau gambar 2, didalamnya seluruhnya dibungkus dengan aluminium foil.
 
solar cooker  solar cooker
              Gambar 1                               Gambar 2

Botol bekas dipotong menjadi 2 pada 2/3 bagian dari botol, kaleng bekas dicat dengan warna hitam, agar panas lebih mudah terserap dan lebih lama terperangkap.

Sekarang letakan “pemasak matahari” kotak kardus di tempat terbuka, menghadap matahari, isi air kedalam kaleng bekas, masukkan kedalam botol bekas, lalu ditutup dengan rapat.

Carilah posisi yang mendapat pantulan sinar paling banyak di pemasak matahari, caranya dengan meletakkan tangan kamu didalam, rasakan posisi yang paling panas. Nah, sekarang tempatkan botol diposisi tersebut.

Dalam percobaan dipertemuan “Mailing list Keluarga AB” didanau salam, (depok, UI) November lalu, setelah 10 menit suhu air didalam kaleng bekas sudah mencapai 60ยบ C, 20 menit kemudian sudah terlihat air hasil sulingan didasar botol bekas.

Untuk pengembangan lebih lanjut, dari mulut kaleng bekas bisa dipasang selang kecil dan dialirkan kebotol lain untuk menampung hasil air sulingan. Atau dapat dikembangkan menjadi pemasak matahari (Solar cooker).

solar cooker  solar cooker
Ikan yang jadi santapan enak kucingnya “Dehan”

Pada percobaan didepok, ikan hasil pancingan “Dehan”, lalu ikut dimasukkan kedalam botol, dengan dibungkus plastik hitam. 20 menit kemudian, ikan sudah matang.

Kamu bisa mencoba memasak kentang, singkong, sosis dan sebagainya. Caranya dengan dimasukkan kedalam panci berwarna hitam dan panci dibungkus dengan kantong plastik transparan, atur kantong agar tidak menyentuh panci, pada dasar panci diberi ganjalan batu, ikat kantong plastik dengan tali. Tujuannya untuk memerangkap panas, sehingga suhu panas tetap terjaga didalam kantong plastik dan panas tidak keluar.

Berbagai model pemasak matahari ( Solar Cooker )

     solar cooker
Untuk pengembangan lebih lanjut kamu bisa kunjungi
website: Solar Cooking Archieve ini.


Read more...