Mencangkok Dan Okulasi | My Science Site
 welcome Images

Monday, July 30, 2007

Mencangkok Dan Okulasi

Pembibitan dan perbanyakan tumbuhan

Berbagai jenis tanaman sama sama berkembang biak , tapi tanaman berkembang biak dengan cara yang berbeda beda. Perbanyakan tanaman juga memiliki beberapa jenis cara, diantaranya adalah perbanyakan segara genetatif maupun vegetatif.

1. Perbanyakan secara generatif:
   1. Penyerbukan benang sari.
   2. Biji.
2. Perbanyakan secara vegetatif :
   1. Alami
   2. Buatan



Sekarang artikel ini akan membahas tentang cangkok dan okulasi.

Mari kita mencangkok tanaman.
- Mencangkok adalah menguliti hingga bersih dan
   menghilangkan kambium pada cabang atau
   ranting sepanjang 5-10 cm.
- Tumbuhan dikotil yang dicangkok akan memiliki
   akar serabut,bukan akar tunggang.
- Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat
   berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam
   dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan
   induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil cangkokan
   mudah roboh, karena sistem perakarannya adalah
   serabut, dan umurnya lebih pendek dibandingkan
   tumbuhan yang ditanam dari biji.

Bahan bahannya :
1 Pohon .
2 Pisau tajam.
3 Kantong plastik .
4 Tanah gembur.
5 Air.

Cara mencangkok:
1. Pilih cabang atau ranting yang tidak terlalu tua ataupun
    terlalu muda.
2. Kuliti hingga bersih cabang atau ranting tersebut
    sepanjang 5-10 cm.
3. Kerat kambiumnya hingga bersih, dan angin-anginkan.
4. Tutup dengan tanah, kemudian dibungkus dengan
    plastik atau sabut kelapa. Ikat pada kedua ujungnya
    seperti membungkus permen. Bila menggunakan
    plastik, lubangi plastiknya terlebih dahulu.
5. Jaga kelembaban tanah dengan cara menyiramnya
    setiap hari.
6. Setelah banyak akar yang tumbuh, potong cabang atau
    ranting tersebut, dan tanamlah di dalam tanah.



Mari kita mengokulasi tanaman.

Bahan bahannya:
1 Dua pohon berjenis sama.
2 Pisau tajam.
3 Tali.
4 Tunas tanaman.

Cara mengokulasi:
1. kamu harus memiliki bibit dari biji yang sudah berumur
    6-8 bulan sebagai batang bawah.
2. “Jendela” okulasi dibuat pada ketinggian 10 cm dari
    permukaan tanah dengan ukuran jendela 1 cm x 5 cm
3. Mata entres yang akan digunakan sebagai batang atas
    dipilih dari tunas cabang yang sehat.
4. Ukuran mata entres yang telah diambil dari cabang
    entres dibuat lebih kecil dari ukuran “jendela” okulasi.
5. Kemudian mata entres ditempelkan atau dimasukkan
    didalam jendela, diikat rapat dengan menggunakan tali
    rafia atau plastik.
6. Periksalah okulasi 2-3 minggu kemudian.

Okulasi berhasil tumbuh bila warna tunas tetap hijau. Bila berwarna cokelat berarti okulasi gagal.

Keuntungan dari okulasi :
1 ada beberapa warna di satu pohon .
2 menjadi tanaman yang baru sifatnya.

Contoh tanaman yang bisa diokulasi :


 Selamat Membaca

12 comments:

Anonymous said...

Kathy dear.....
Selamat Natal ya...
Apa kabarnya nih?

Kathy, kebetulan Tante Ike lagi senang dgn tanaman yg namanya ADENIUM -->spt kamboja yg dibonsai jadi kecil dan banyak dikembangbiakkan dengan okulasi

Nah, ada tetangga tante yg punya adenium, 1 pohon tapi 4 warna bunga yg berbeda. Apa Kathy tertarik untuk mencari penjelasannya?

Salam buat Mama & Papa ya

Unknown said...

Hi Katty,

Kelihatannya katy suka sama kegiatan bertanam ya... Begini, Tante punya anak sekarang kelas 1 smp. Saat ini sedang ada pelajaran mencangkok disekolahan nya. Yang jadi pertanyaannya, mengapa sewaktu mencangkok kambium batang nya harus dihilangkan? Apa katy punya jawaban? Ditunggu ya..

Katherine Philip said...

Saya kurang yakin juga, tapi kira kira jawabannya begini...

dalam teknik mencangkok, kalau kambiumnya masih disisakan maka kemungkinan tidak tumbuh akar baru dan batang yang dikupas akan menyambung kembali.

Teknik menyambung tanaman dilakukan dengan menyambung kambium baru dan kambium lama.

Anonymous said...

Salam kenal
Nama saya Gladys..
Saya sedang membuat karya tulis dengan tema adenium..
Boleh tanya2 sedikit?
Menurut Anda, manakah yang lebih efektif dalam menghasilkan tanaman adenium yang baik : perkembangbiakan vegetatif atau generatif..
Kenapa? TQ

Katherine Philip said...

Anakan hasil perbanyakan vegetatif mewarisi sifat-sifat unggul induknya sedangkan perbanyakan secara generatif akan dihasilkan anakan yang berbeda dengan induknya , dimana umumnya hal inilah yang dicari para breeder untuk menghasilkan hibrida adenium baru dengan bunga beraneka warna dan karakter pohon yang bermacam-macam.

Untuk lebih jelas bisa lihat disini:
http://infokebun.wordpress.com/2008/06/25/memperbanyak-adenium/

Mirta Khairunnisa said...

Hi Kathy,
aku lg bingung nih ada soal apa keuntungan menyetek,okulasi,mengenten.
mohon bantuan nya ya.

Katherine Philip said...

Buat Mirtha

Keuntungan :
- kualitas tanaman sama dengan induknya
- masa produksi bisa cepat
- pohonnya tidak tinggi
Kerugian :
- akarnya serabut, jadi mudah roboh dibandingkan tanaman yang berasal dari biji.

Kelvin Wilbent Daffa said...

wooooow, nice info.
saya baru tahu nih. sangat membantu

Anonymous said...

trims banget...aku pelajari buat ujian praktekku...

Anonymous said...

Bagus, lihat artikel ini untuk petunjuk berikutnya.

Anonymous said...

-knp y pda celah2 tempelan pd percobaan okulasi sebaiknya di olesi dgn vaselin??
-knp jg wktu mencangkok stlah kambium dikerok sayatannya musti di keringkan 6-12jam??
-biasanya hasil cangkokan tmbuh stlah brp hari???

Moh. Hafidurrahman said...

hehee....